Ada Apa dengan SDN 173112 Hutagalung? Sarpras Tak Terawat

banner 468x60

TAPUT – Keadaan sarana dan prasarana di SD Negeri 173112 Hutagalung menuai perhatian. Beberapa fasilitas tampak kurang mendapat perawatan, walau anggaran rutin tetap dikucurkan setiap tahunnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan sekolah tampak kurang terawat. Dinding sekolah terlihat kusam dan belum mendapatkan pengecatan ulang dalam waktu lama. Selain itu, sejumlah kaca nako yang pecah tidak segera diperbaiki, melainkan hanya ditutup menggunakan triplek.

Sorotan juga tertuju pada fasilitas perpustakaan sekolah. Berdasarkan data, anggaran yang dialokasikan untuk perpustakaan cukup besar, yakni Rp27.513.000 pada tahun 2023, Rp39.461.900 pada tahun 2024, dan Rp46.664.500 pada tahun berjalan. Namun, fasilitas tersebut disebut jarang diakses atau dimanfaatkan oleh siswa.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapanuli Utara Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sumatera Utara

Tak hanya itu, anggaran perawatan sarana dan prasarana juga terus dialokasikan, masing-masing Rp15.367.800 pada tahun 2023, Rp11.891.720 pada tahun 2024, dan Rp9.651.200 pada tahun ini. Meski demikian, kondisi fisik sekolah dinilai belum memenuhi kategori layak untuk menunjang kenyamanan dan keamanan peserta didik.

Kondisi ini memicu kritik, mengingat Kepala SD Negeri 173112 Hutagalung, Patar Jansen Harapan Manalu, telah menjabat kurang lebih empat tahun. Namun, hingga kini belum terlihat adanya perkembangan signifikan terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah tersebut.

Baca Juga :  PKK BRI BO Tarutung Gelar Kebaktian Rohani, Perkuat Iman dan Kebersamaan Insan BRI

Hal yang turut menjadi perhatian adalah kondisi bendera Merah Putih yang berkibar di halaman sekolah. Bendera terlihat robek dan lusuh, yang seharusnya tidak terjadi karena telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa bendera negara wajib diperlakukan dengan hormat dan tidak boleh dalam kondisi rusak, robek, atau kusam saat dikibarkan.

Selain itu, kondisi lingkungan sekolah juga dinilai kurang terjaga. Sampah terlihat berserakan di area sekolah, yang dinilai bertentangan dengan program kebersihan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yakni “SAITAPAIAS” dan “TAPAMAJUMA”.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 173112 Hutagalung, Patar Jansen Harapan Manalu, Saat ditemui di ruang kerjanya, yang bersangkutan disebut sedang berada di Kantor Korwil Siatasbarita. Ketika dikonfirmasi via WhatsApp kepsek menyebut “Berita mu itu fitnah dan tidak sesuai fakta, Sekolah kami bersih dan indah, buku perpustakaan (buku siswa ) amatlah lengkap. Jadi berita anda hanya dari sepihak saja..!!!” Jawabnya.

Baca Juga :  Tinjau Pelatihan 106 Siswa, Bupati JTP: Siapkan Generasi Berkarakter Menuju Sekolah Unggulan

Kondisi tersebut dinilai menjadi ujian serius bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara untuk segera turun tangan. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepala sekolah dinilai mendesak dilakukan guna memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan dan tepat sasaran. (MNL)

Pos terkait