Dinas Pertanian Taput Lakukan Gerdal Hama Blast dan Kresek untuk Selamatkan Lahan Padi

banner 468x60

TAPUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian bergerak cepat menindaklanjuti laporan petani terkait serangan hama penyakit Blast dan Kresek yang mengancam sekitar 10 hektare lahan persawahan di Desa Simatupang, Kecamatan Muara.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemkab Taput menggelar Gerakan Pencegahan, Pengendalian, dan Penanggulangan Hama Penyakit Tanaman (Gerdal) pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, UPTD Laboratorium dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), POPT Provinsi Sumatera Utara, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Baca Juga :  Bupati Tapanuli Utara Kunker 2 hari di Kecamatan Parmonangan

Tim turun langsung ke lokasi untuk mendampingi enam kelompok tani dalam melakukan pengendalian hama secara terpadu. Upaya tersebut dilakukan melalui pengaplikasian pestisida biologi, insektisida, dan rodentisida guna menekan perkembangan hama sekaligus melindungi potensi hasil panen para petani.

Baca Juga :  DPP GMNI Serukan Aksi Turun ke Jalan, THM Ilegal di Taput Kian Meresahkan

Selain penanganan di lapangan, Pemkab Tapanuli Utara juga mengajak para petani menerapkan pola tanam serentak pada musim tanam berikutnya. Langkah ini dinilai efektif untuk memutus siklus penyebaran hama dan penyakit tanaman secara alami sehingga produktivitas pertanian dapat terus terjaga.

Baca Juga :  Ibadah dan Doa Lintas Agama di Rutan Tarutung Jadi Simbol Persatuan

Kehadiran pemerintah dalam menangani persoalan yang dihadapi petani merupakan wujud komitmen Pemkab Tapanuli Utara dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani, diharapkan serangan hama dapat dikendalikan sehingga hasil panen masyarakat tetap optimal dan kesejahteraan petani semakin meningkat. (Imelda Togatorop) 

Pos terkait