Program Satu Sarjana Taput Buka Peluang Kuliah Gratis

banner 468x60

TAPUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program unggulan Satu Sarjana dalam Satu Keluarga. Program ini ditujukan untuk membantu keluarga kurang mampu, khususnya kategori Desil 1 hingga Desil 4, agar putra-putrinya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., dengan pimpinan perguruan tinggi mitra di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (23/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Pemkab Taput mematangkan skema pemberian beasiswa tahap awal bagi 100 mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi mitra, yakni Universitas Terbuka (UT), IAKN Tarutung, UNITA Siborongborong, dan ULCLA.

Baca Juga :  Peduli Bencana Banjir Bandang di Pahae Jae dan Pahae Julu, SOL Salurkan Donasi ke Pemkab Taput

Pemkab Taput memilih perguruan tinggi lokal dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya untuk mengurangi beban biaya hidup mahasiswa karena dapat tetap tinggal bersama keluarga, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pemkab Taput Sampaikan Ranperda Penggabungan OPD pada Paripurna DPRD

Selain menempuh pendidikan formal, para penerima beasiswa nantinya akan dibina melalui Tapasada Academy agar mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata di Tapanuli Utara. Kampus mitra juga mendukung program ini dengan memberikan berbagai keringanan biaya pendidikan, termasuk pembebasan sejumlah biaya pembangunan.
Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga :  Ramah Tamah Bersama Ketua DEN-RI, Luhut Binsar Pandjaitan Apresiasi Komitmen Pemkab Taput

“Fokus utama kami adalah menyelamatkan masa depan anak-anak dari keluarga tidak mampu. Kita ingin melahirkan SDM unggul yang berprestasi dan bangga membangun kampung halamannya sendiri,” tegas Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan bahwa informasi resmi mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan jadwal seleksi akan segera diumumkan melalui Dinas Pendidikan serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Tapanuli Utara. (Imelda Togatorop) 

Pos terkait