Terisolasi oleh Longsor, Tidak Terputus Harapan: Taput Pacu Pembukaan Jalan dan Hidupkan Akses Komunikasi Sementara

banner 468x60

TAPUT – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, kembali turun untuk untuk melihat kondisi terkini bencana longsor yang memutus total akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menuju Kabupaten Tapanuli Tengah bertempat di Kantor Kepala Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting. Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati yang bersama dengan Ketua DPRD Taput, Wakapolres Taput dan kepala desa sibalanga menyampaikan bahwa bahwa alat berat excavator telah berhasil mencapai wilayah Desa Sibalanga dan baru dapat diakses hari ini, sehingga informasi terkait pencarian korban dapat dipastikan lebih akurat.

Baca Juga :  KKR Akbar Pelajar, Bertajuk "Surga Terbuka" Menuju Masa Depan Cerah 

“Akses ke Desa Sibalanga baru bisa kita tembus hari ini. Dari laporan sementara, ada sekitar 21 warga yang tertimpa longsor. Lima orang sudah berhasil dievakuasi dan kita sedang berupaya semaksimal mungkin menemukan 16 orang lainnya,” ujar Wakil Bupati Taput.

Selain memantau aktivitas penanganan bencana, Wakil Bupati juga memfasilitasi masyarakat dengan penyediaan makan serta meninjau langsung Dapur Umum Kementerian Sosial yang dikelola secara swadaya oleh warga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Kapolda Sumatera Utara Disambut Hangat Wakil Bupati Tapanuli Utara

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyalurkan bantuan genset dan perangkat Starlink untuk memastikan akses komunikasi masyarakat tetap tersedia di tengah kondisi darurat. “Kami sudah mendorong alat berat hingga ke Desa Sibalanga, memfasilitasi masyarakat dengan dapur umum, serta menyediakan genset dan Starlink agar warga bisa segera berkomunikasi dengan keluarga mereka. Semoga kedepan ada bantuan genset lagi untuk penerangan kepada masyarakat”.

Baca Juga :  Rutan Tarutung Ikuti Penandatanganan MoU Nasional Antara Kemenimipas dan Polri

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang hendak turut membantu proses evakuasi masih tertahan akibat bongkahan batu besar di kawasan Pagaran Pisang. Ia berharap hambatan tersebut dapat segera diatasi sehingga armada damkar bisa bergabung dan mempercepat upaya pencarian korban serta pembersihan material longsor yang menutup badan jalan. (AM)

Pos terkait