Pemkab Tapanuli Utara Bedah Rencana Aksi OPD untuk Percepat Realisasi Visi Misi Daerah

banner 468x60

TAPUT – Inspirasi.online ||Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Rapat Pemaparan Rencana Aksi Perangkat Daerah periode 2026–2029 sebagai langkah percepatan pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, Direktur Perseroda Pertanian, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemkab Taput.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kesamaan persepsi seluruh perangkat daerah dalam menerjemahkan semangat perubahan yang menjadi fokus kepemimpinan Bupati Tapanuli Utara. Menurutnya, keterbatasan anggaran harus dijawab dengan inovasi, kolaborasi, dan peningkatan efektivitas program.

Baca Juga :  Menteri IMIPAS Sebut Anak di LPKA Bagian dari Generasi Emas Indonesia, 1272 Anak Telah Diusulkan Mendapatkan Remisi Anak

Ia mencontohkan, anggaran yang sebelumnya hanya mampu mendukung sejumlah kegiatan tertentu harus dapat dimaksimalkan melalui kolaborasi dengan masyarakat agar menghasilkan capaian yang lebih besar. Pendekatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dari perubahan pola kerja pemerintahan.

Selain itu, Pemkab Taput menargetkan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari Rp5 triliun menjadi Rp7,5 triliun pada tahun 2029. Untuk mencapai target tersebut, sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan menjadi fokus utama melalui perluasan lahan pertanian, penguatan UMKM, serta optimalisasi lahan tidur.

Baca Juga :  Gotong Royong Pembangunan Gereja GKLI Resort Lumbanholbung, Wujud Kebersamaan dan Solidaritas

Wakil Bupati juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai referensi dalam menyusun program kerja yang lebih efisien, inovatif, dan tepat sasaran.

Menurutnya, integrasi antar-OPD perlu diperkuat agar program pembangunan berjalan selaras, khususnya pada sektor strategis seperti pertanian, ketahanan pangan, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Tapanuli Utara, Kristina Nahampun, menjelaskan bahwa forum tersebut dilaksanakan untuk mempertajam rencana kerja setiap perangkat daerah sesuai arahan pimpinan daerah.

Baca Juga :  Polisi Penggerak BRIPKA Riky Yudiarta Tinjau Lahan Produktif di Desa Teluk, Kuala Kampar

Pada hari pertama, agenda diawali dengan pemaparan aplikasi Dashboard Pimpinan yang berfungsi sebagai sistem pelaporan fisik berkala guna memantau capaian program setiap bulan. Selanjutnya dilakukan pemaparan rencana aksi dari 11 OPD klaster pertama yang berkaitan langsung dengan sektor prioritas seperti pertanian, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Pembahasan akan dilanjutkan kepada OPD pelayanan publik lainnya pada hari berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap seluruh perangkat daerah semakin terintegrasi dalam menyusun program kerja sehingga percepatan pencapaian visi dan misi pembangunan daerah dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan.(Imelda Togatorop)

Pos terkait