Tapanuli Utara Jadi Tuan Rumah Kejurnas Pacuan Kuda 2026, Dorong Pembinaan Atlet dan Revitalisasi Arena Siborongborong

banner 468x60

TAPUT – Inspirasi.online ||Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tahun 2026 memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, di Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong, Jumat (23/5/2026).

Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan atlet pacuan kuda sekaligus momentum memperkuat eksistensi olahraga berkuda di daerah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Tapanuli Utara sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan.

Menurutnya, olahraga pacuan kuda membutuhkan dukungan sarana, prasarana, dan pembiayaan yang besar sehingga pelaksanaan Kejurnas di Tapanuli Utara menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

Baca Juga :  Polsek Kuala Kampar Tanam Bibit Pohon Dukung Program Penghijauan Kapolda Riau

“Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga berkuda, khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara. Dengan fasilitas yang dimiliki, kami berharap kegiatan seperti ini terus dapat dilaksanakan di daerah ini,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan komitmennya untuk melakukan revitalisasi serta pembangunan fasilitas Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong agar lebih representatif. Upaya tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini sehingga membuka peluang Tapanuli Utara kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional pada masa mendatang.

Baca Juga :  KNPI Taput Kecam Keras THM, Piter Sinaga : Jangan Rusak Moral Daerah

Pemerintah daerah juga berharap dukungan dari Pordasi dan KONI agar pengembangan sarana olahraga berkuda di Tapanuli Utara dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Selain itu, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding. Ia menegaskan bahwa semangat fair play harus menjadi landasan utama dalam setiap kompetisi.

“Kalah dengan sportif lebih bermartabat dibandingkan menang dengan cara yang tidak baik,” tegasnya.

Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tahun 2026 diikuti oleh 45 ekor kuda dari berbagai daerah. Peserta terdiri atas 16 ekor kuda dari Sumatera Barat, 11 ekor dari Tanah Karo, serta 11 ekor kuda lokal asal Kabupaten Tapanuli Utara, disertai peserta dari daerah lainnya.

Baca Juga :  Polsek Ukui Kolaborasi dengan PT. Indosawit: Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Bulan Ramadhan

Pada race pertama, Wakil Bupati Tapanuli Utara menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang dengan total hadiah sebesar Rp6 juta beserta trofi penghargaan.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Ketua Umum KONI Pusat, perwakilan PP Pordasi Pacu, pengurus KONI Sumatera Utara, jajaran Pordasi tingkat provinsi dan kabupaten, pimpinan OPD, camat, serta berbagai unsur terkait lainnya. Diharapkan melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet pacuan kuda potensial yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.(Imelda Togatorop)

Pos terkait