Bupati Tapanuli Utara Dorong Inovasi Pembiayaan dan Penguatan Stimulus Pariwisata di Forum Nasional

banner 468x60

TAPUT – Inspirasi.online ||Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menghadiri Rapat Implementasi dan Tindak Lanjut Penyelenggaraan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi pemerintah daerah dalam memperluas akses terhadap jaringan investor internasional, melalui kolaborasi dengan International Business Association (IBA). Program PPID sendiri merupakan inisiatif nasional yang diresmikan pada Januari 2026, dengan tujuan mendorong percepatan ekspor komoditas unggulan serta menarik investasi berkualitas ke daerah.

Baca Juga :  Nenek Korban Kekerasan PT. TPL yang Sempat Hilang Akhirnya Kembali.

Dalam forum tersebut, Bupati JTP Hutabarat menyampaikan pandangan kritis terkait pengembangan sektor pariwisata. Ia menegaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting sebagai penggerak utama di tahap awal pembangunan.

Menurutnya, dukungan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perlu dioptimalkan, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dasar dan penyelenggaraan event guna membangun daya tarik destinasi.

“Pemerintah harus hadir di awal, minimal memberikan kontribusi signifikan untuk menciptakan ekosistem yang menarik bagi investor dan pelaku usaha,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Teluk Meranti Sebar Maklumat Kapolda dan Beri Binluh Cegah Karhutla

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian agar pembangunan infrastruktur pariwisata berjalan selaras dengan promosi daerah, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara maksimal.

Di bidang pembiayaan, Bupati menyoroti efektivitas skema pendanaan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) sebagai alternatif yang lebih efisien dibandingkan pembiayaan melalui perbankan konvensional. Skema ini dinilai memberikan kemudahan dalam pengelolaan keuangan daerah karena terintegrasi dengan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), sehingga lebih fleksibel dan terukur.

Partisipasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam kegiatan ini juga ditandai dengan pemilihan ruang gerai di gedung PPID yang akan difungsikan sebagai etalase permanen potensi daerah. Keberadaan gerai ini diharapkan mampu mendorong promosi produk unggulan serta membuka akses pasar internasional bagi pelaku UMKM lokal.

Baca Juga :  Pemkab Tapanuli Utara Tekankan ASN Perkuat Disiplin, Keteladanan, dan Responsivitas Pelayanan

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., bersama jajaran perangkat daerah terkait, guna memastikan tindak lanjut kerja sama investasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.(Imelda Togatorop)

Pos terkait