TARUTUNG – inspirasi.online ||Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menyambut baik diskusi bersama Aliansi Mahasiswa Peduli Tapanuli Utara di Aula Martua, Kantor Bupati Taput, Senin (11/5/2026).
Dalam audiensi tersebut, perwakilan 12 mahasiswa menyampaikan keluhan masyarakat terkait kelangkaan pupuk bersubsidi yang dikhawatirkan mengganggu masa tanam petani.
*Bupati: Sudah Turun Langsung, Tegur Distributor & Tinjau Gudang*
Menanggapi aspirasi itu, Bupati JTP menegaskan Pemkab Taput telah melakukan berbagai intervensi untuk mengatasi persoalan penyaluran pupuk.
“Saya sudah beberapa kali mengumpulkan distributor, meninjau langsung ke gudang, hingga menurunkan alat untuk membantu distribusi,” ungkap Bupati.
Ia menjelaskan kelangkaan ini juga dipengaruhi kendala produksi dan penyaluran pupuk dari PT Pupuk Iskandar Muda, Aceh. “Kita sudah koordinasi dan menekankan agar PT Pupuk Indonesia memberikan solusi. Masalah ini tidak dapat kita intervensi secara total, karena rantai pasoknya nasional,” jelasnya.
*Siap Bentuk Satgas Gabungan Libatkan Mahasiswa & Media*
Sebagai langkah konkret, Bupati menyatakan Pemkab Taput siap membentuk satuan tugas (satgas) pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi. Satgas tersebut akan melibatkan pemerintah daerah, Forkopimda, media massa, dan unsur mahasiswa.
“Kita telah menegur keras kios yang bermasalah. Apabila masih berulang, izinnya akan dicabut. Kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin. Mari bersama-sama kita awasi penyaluran pupuk bersubsidi ini. Terima kasih atas masukan adik-adik mahasiswa,” tegas JTP.
*Subsidi Ongkir ke Desa: HET Disempurnakan Jadi ‘Harga Kewajaran’*
Bupati juga menjelaskan langkah Pemkab Taput meringankan beban petani. Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di beberapa kecamatan telah disempurnakan menjadi ‘Harga Kewajaran’.
“Pemkab Taput melakukan subsidi ongkos distribusi dari ibu kota kecamatan sampai ke desa. Ini agar petani tidak terbebani biaya angkut tambahan,” terang Bupati.
Audiensi diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemkab Taput dan Aliansi Mahasiswa untuk mengawal distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak diselewengkan.(Imelda Togatorop)






